Tuesday, June 2, 2015

Community Program (Pertemuan 1) - Erick Tanjaya

Community Program - Pertemuan 01


Nama : Erick Tanjaya
NIM    : 1701300016
Kelas : LF11-CB432


Laporan:

    Dalam rangka untuk membantu memberikan nilai yang lebih untuk indonesia, mengabdi kepada masyarakat dengan Community service dan juga untuk memenuhi atau sebagai penerapan mata kuliah CB432- Interpersonal Development. Dalam kesempatan ini, kelompok kami memilih mengajar sebagai bentuk Community service dari kami.Kenapa mengajar ? kami memilih mengajar dibanding bersih bersih atau hal yang lain dikarenakan kami tahu bahwa indonesia bukan bodoh, masyarakatnya pintar bahkan jenius, namun yang kami kecewakan terhadap orang indonesia, termasuk kami sendiri adalah malas, bisa malas belajar, malas bertanya, yang penting nilai lulus. Namun bagaimana mau lulus dan sukses jika dari awal saja sudah malas. Maka itu kami memberikan bantuan mengajar di sekolah negeri yang jika dibanding sekolah lainnya, termasuk sedikit dibawah rata rata dari masalah kualitas dan fasilitas dalam sekolahnya.

    Harapan kami setelah kami menyelesaikan dan menjalani mata kuliah CB Interpersonal Development ini adalah kami tentunya dapat berinteraksi dengan banyak orang lebih mudah, lebih terbuka. Dimana kami belajar dari kehidupan kampus maupun sosial, seperti dalam halnya anak anak yang kami ajar, kami belajar persuasi (mengajak), mengajak mereka berargumen sesama teman, namun tetap didasari dengan kepala dingin. 

    Berikut ini saya sampaikan alasan alasan mengapa kami lebih memilih mengajar :

1. Menurut hasil dari yang telah kita cari dan kita dapatkan. Kami mengetahui bahwa pendidikan di Indonesia masih tergolong menengah kebawah, dari hal fasilitas dan kualitas para pengajarnya. Kami berharap agar dapat membantu membuka cara berfikir mereka agar lebih terbuka dan setelah dewasa nanti mereka akan dapat memiliki mindset yang baik pula.

2. Kami memilih mengajar di kelas 6 sd dikarenakan tentunya mereka akan melanjutkan studi atau pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Mereka juga akan dihadapi dengan Ujian Nasional dari dinas. Maka mereka juga memerlukan waktu belajar dan pemahaman yang ekstra.

3. Berdasarkan masalah di nomor 2, maka kami membantu SDN tersebut untuk membuat suatu PM atau pedalaman materi yang bisa membantu mereka agar lebih memahami pelajaran pelajaran yang akan di UN kan. Kami juga memilih mengajar IPA dan Matematika yang juga berdasarkan pengalaman kami dulu, kedua itu adalah mata kuliah yang paling susah diantara yang lainnya, karena membutuhkan pemahaman dahulu, bukan hanya menghapal mati pelajaran tersebut.

4. Sebelum kami mengajar, kami bertemu dengan ibu kepsek, beliau berkata bahwa sebelumnya, nilai Try Out anak anak sudah diberitahukan, dan sejumlah siswa mendapatkan nilai dibawah yang diharapkan. Jadi beliau memberitahu kami untuk memotivasi mereka agar jangan putus asa dan lebih giat belajar.

PERTEMUAN 1:

Lokasi      : SDN 15 Pagi kemanggisan - Kelas 6B
Kegiatan  : Pedalaman Materi Matematika
Tanggal/Waktu : Kamis, 2 April 2015 / 09.00 - 11.00 (120 menit)

Sedikit Pengalaman:

Sebelumnya, kami memilih SDN 15 ini dikarenakan jika dibandingkan dengan sekolah yang tepat berada diseberang sekolah ini, sekolah ini termasuk jauh dibawah standar sekolah seberangnya. Ruangannya pun masih sangat tradisional, alat bantu mengajar hanya spidol dan papan tulis seperti saat kami masih berada di SD. Jika dibandingkan dengan sekolah yang tepat berada diseberangnya, sangatlah jauh levelnya.

Di pertemuan pertama, kami sempat mendapat teguran dari ibu kepsek. Kami yang totalnya 6 orang 4 dari kami memakai kemeja, dan 2 orang lagi termasuk saya masih memakai kaos. Beliau berkata "kalian kan sekarang mau menggantikan kami untuk menjadi guru, akankah lebih baik jika kalian semua memakai baju kemeja saja di pertemuan selanjutnya dan seterusnya". Namun kami walaupun memakai kaos, kami juga sudah membawa almamater binus, maka ibu kepsek tidak jadi menegur kami.

Setelah dipersilahkan masuk ke kelas, kami dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok IPA dan Matematika, kami dibagi bedasarkan kemampuan kami. Saya mendapat di bagian matematika. 

Kami memperkenalkan diri kami masing masing seperti halnya pepatah  "Jika tidak kenal maka tak sayang". Sayang maksud saya bukannya sayang dalam tanda ^^. Namun sayang dalam hal segan, hormat, patuh, dsb. Kamipun mulai memberitahu apa yang akan kami ajarkan, dan mulai membagi soal kepada 29 anak anak 6A. Soal matematika tentunya. Setelah itu kami memberi mereka waktu 45 menit. 

Setelah waktu berakhir, kami mulai membahas. Namun kami juga cukup terkejut, dimana ada beberapa anak yang lansung menyodorkan kertasnya kepada kami dan meminta kami untuk membantu mereka mengecek jawabannya. Padahal kamipun belum selesai mengerjakan soal matematika tersebut. Mereka yang mengumpul pada kami juga mendapat nilai yang cukup fantastis, ada pun yang mendapat seratus.

Pada saat kami membahas, selain beberapa anak tadi, ada juga anak yang memang kurang dalam pelajaran tersebut, setelah saya melakukan komunikasi secara personal, saya pun tahu, ternyata mereka banyak yang tidak teliti dalam mengerjakan matematika tersebut.

Berikut dokumentasi dari pertemuan 1 ini :










Berikut ini adalah proposal untuk kegiatan mengajar kelompok saya yang sudah di scan :https://docs.google.com/file/d/0ByQud6t8HmZqU1RBOFpRNWY0SDA/edit?usp=docslist_api











No comments:

Post a Comment